E-Filing SPT Tahunan Orang Pribadi

By | January 13, 2014

e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (http:// efiling.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP). Saat ini kita hanya mengupas penyampaian SPT melalui website DJP.

Kelebihan fasilitas e-Filing melalui www.pajak.go.id

  1. Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat, aman, dan kapan saja (24/7).

  2. Murah, tidak dikenakan biaya pada saat pelaporan SPT.

  3. Penghitungan dilakukan secara tepat karena menggunakan sistem komputer.

  4. Kemudahan dalam mengisi SPT karena pengisian SPT dalam bentuk wizard.

  5. Data yang disampaikan WP selalu lengkap karena ada validasi pengisian SPT.

  6. Ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas.

  7. Dokumen pelengkap (Fotokopi Formulir 1721 A1/A2 atau bukti potong PPh, SSP Lembar ke-3 PPh Pasal 29, Surat Kuasa Khusus, Perhitungan PPh terutang bagi Wajib Pajak Kawin Pisah Harta dan/atau Mempunyai NPWP Sendiri, Fotokopi Bukti Pembayaran Zakat) tidak perlu dikirim lagi kecuali diminta oleh KPP melalui Account Representative (AR).

Jenis SPT yang bisa disampaikan efiling melalui website DJP:

  1. SPT Tahunan OP Formulir 1770S

Bagi wajib pajak yang mempunyai penghasilan d`ari satu atau lebih pemberi kerja; dari dalam negeri lainnya; dan/atau yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final) dan;

  1. SPT Tahunan OP Formulir 1770SS

Bagi wajib pajak yang mempunyai penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan tidak lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun dan tidak mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi).

Ada beberapa langkah untuk proses efiling:

a. Wajib Pajak harus memiliki Electronic Filing Identification Number (e-FIN).

Permohonan untuk memperoleh e-FIN dapat disampaikan secara:

1) online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) yang akan diproses paling lama 3 (tiga) hari kerja.

2) langsung ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat dengan menggunakan formulir permohonan memperoleh e-FIN yang akan diproses paling lama 1 (satu) hari kerja, dengan ketentuan:

• Wajib Pajak harus menunjukkan asli kartu identitas diri Wajib Pajak;

• dalam hal permohonan disampaikan oleh kuasa Wajib Pajak, harus menunjukkan asli kartu identitas diri kuasa Wajib Pajak dan menyampaikan surat kuasa bermeteraiserta fotokopi identitas diri Wajib Pajak.

Selanjutnya, eFIN akan disampaikan baik melalui surat maupun secara langsung kepada Wajib Pajak atau kuasanya.

b. Aktivasi eFIN pada website

Setelah menerima eFIN, wajib pajak segera melakukan aktivasi paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak eFIN diterima ke website Direktorat Jenderal Pajak (http://efiling.pajak.go.id) dengan mencantumkan alamat email dan handphone. Apabila telah waktu 30 (tiga puluh) hari ata eFIN sebelum dilakukan aktivasi, wajib pajak dapat mengajukan permohonan kembali.

c. Mengisi data pada eSPT langsung di website.

Setelah dilakukan aktivasi, maka wajib pajak dapat langsung melakukan pengisian data-data yang akan dimasukkan pada SPT. Wajib Pajak tinggal mengikuti wizard yang ada pada menu website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *